Powered By Blogger

Jumat, 17 Juli 2026

Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Juni 1951: Simbol Pemulihan Infrastruktur Pasca Revolusi

Foto. Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Juni 1951 sumber dari buku 20 Tahun Indonesia Merdeka

Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Juni 1951: Simbol Pemulihan Infrastruktur Pasca Revolusi

Ndandung Kumolo Adi 
Sejatininghidup.blogspot.com

Abstrak :
Artikel ini mengulas peresmian perbaikan Jembatan Progo pada 17 Juni 1951 sebagai salah satu tonggak penting dalam pemulihan infrastruktur transportasi di Indonesia setelah masa Revolusi Kemerdekaan. Melalui pendekatan sejarah dengan memanfaatkan sumber primer berupa dokumentasi dalam buku 20 Tahun Indonesia Merdeka serta sumber-sumber pendukung lainnya, kajian ini menjelaskan latar belakang kerusakan jembatan, proses perbaikannya, dan arti penting peresmiannya bagi kelancaran jalur transportasi di selatan Pulau Jawa. Kembalinya fungsi Jembatan Progo tidak hanya memperlancar mobilitas penumpang dan distribusi barang, tetapi juga mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi serta memperkuat integrasi wilayah antara Yogyakarta, Kutoarjo, Purworejo, dan daerah sekitarnya. Peristiwa ini mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia pada awal masa kemerdekaan dalam membangun kembali sarana dan prasarana strategis sebagai fondasi pembangunan nasional.

𝙅𝙚𝙢𝙗𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙋𝙧𝙤𝙜𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙣 𝙍𝙚𝙡 𝙆𝙚𝙧𝙚𝙩𝙖 𝘼𝙥𝙞 𝙔𝙤𝙜𝙮𝙖𝙠𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙪𝙩𝙤𝙖𝙧𝙟𝙤 𝙙𝙞𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙏𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙄𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖 𝙎𝙖𝙖𝙩 𝘼𝙜𝙧𝙚𝙨𝙞 𝙢𝙞𝙡𝙞𝙩𝙚𝙧 𝙄𝙄 𝘽𝙚𝙡𝙖𝙣𝙙𝙖
Jembatan Progo dirusak saat Agresi Militer Belanda ke- II. Untuk memperlambat laju Pasukan Belanda serta agar jalan rel tidak dapat dimanfaatkan Belanda, tentara Indonesia memutuskan untuk meledakkan salah satu abutment Jembatan Progo. Bom kemudian dipasang di abutment jembatan pihak Sedayu, lalu diledakkan. Akibatnya, abutment tersebut hancur, dan rangka jembatan melorot jatuh ke Sungai Progo di bawahnya, dalam posisi masih berdiri, tidak terjungkal ke sisinya. 

Setelah Pengakuan Kedaulatan oleh Belanda pada 27 Desember 1949, tiga bulan setelah demo pawai pelajar kutoarjo. proses perbaikan Jembatan Progo mulai dilakukan pada tahun 1950. Praktis sejak Agresi Militer Belanda hingga 1951, tidak ada kereta api yang melintas. Perbaikan dimulai dengan memperbaiki abutment jembatan. Setelah abutment selesai diperbaiki, rangka jembatan kemudian didongkrak naik dari dasar sungai, lalu dipasang kembali ke abutmentnya.

Perbaikan Jembatan Progo selesai pada 17 Juni 1951. Dilakukan upacara sederhana, dengan lokomotif C2835 yang menarik rangkaian KLB sebagai KA Pertama yang melintasi Jembatan Progo setelah diperbaiki. Setelahnya, lalu-lintas KA antara Kutoarjo - Yogyakarta kembali normal.

Sumber : Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Juni 1951. Sumber: 20 Tahun Indonesia Merdeka, Jilid V, Departemen Penerangan Republik Indonesia, Jakarta, 1965. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kutoarjo

Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Juni 1951: Simbol Pemulihan Infrastruktur Pasca Revolusi

Foto. Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Juni 1951 sumber dari buku 20 Tahun Indonesia Merdeka Peresmian Perbaikan Jembatan Progo, 17 Ju...

Kutoarjo