Powered By Blogger

Minggu, 26 Maret 2023

Nama Basyah Djoyo Sundargo sering disebut oleh Bupati Perdana Purworejo R.A.A. Tjokronegoro dalam Babad Kedungkebo

 


Nama Basah Djoyo Sundargo sering disebut oleh Bupati Perdana Purworejo R.A.A. Tjokronegoro/Tjokrojoyo/Reksodiwiryo dalam Babad Kedungkebo. Babad Kedung kebo, salah satunya bait Durma XXXII (karya R.A.A. Tjokronegoro I Bupati Perdana Purworejo)

Nomer 32. Jata Genti kanda kraman kang prapto pangaggenging prajurit Basah Djayasundarga lan kertapangalasan kalawan  reksaprajakeki pangeran putra, nami Dipanegari.

Nomer 33. Ingkang sepuh wus djumeneng nami Sultan erutjokro dulkamid salin namanira kagentosan putra ingkang arso ngrangsang biting dateng tjengkawak sigra tjampuh ngadjurit.

Nomer 34. Pangeran Balitar aneng djro biting tjengkawak sedaya pra priyaji pan amping-ampingan, biteng kang dereng dadyo.
Sakatahe pra kompeni amping-ampingan wedi keno mimis.

Terjemahan nya kurang lebih begini :

32. Berganti musuh kraman/pembrontak yang datang, Pemimpin Prajuritnya Basah Djoyosundargo dan Kertopengalasan bersama Putra Pangeran Diponegoro yang bernama Diponegoro Anom

33. Yang tua sudah menjadi Sultan bergelar Heru cokro abdul Hamid, nama Diponegoro juga dipakai oleh putranya (istilah orang Jawa bila ada anak memakai nama ayahnya disebut "nunggak semi") yang ingin menyerang benteng cengkawak.
Segeralah mereka berperang.

34. Pangeran Balitar ( kemungkinan adalah Pangeran Balitar II ) ada di dalam benteng cengkawak, dan semua bangsawan saling melindungi, benteng(cengkawak) yang belum benar-benar jadi, semua para kompeni saling menjaga takut terkena peluru.

Sumber : R.A.A. Tjokronegoro I alias Kyai Adipati Tjokrojoyo alias Ngabei Reksodiwiryo, Babad Kedung kebo, Durmo XXXII syair bait nomor 32, 33, 34

Foto : Makam Basah Djoyo Sundargo di Lengis Desa Kedung kamal, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.

by. Ndandung Kumolo Adi 

Foto. Makam Basyah Djojo Sundargo


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kutoarjo

Pawai pelajar Kutoarjo 19 Oktober 1949, sebagai Demo Pelajar Perdana setelah Agresi Militer Belanda II menjadi salah satu elemen penting dalam perjuangan diplomasi Indonesia.

  PELAJAR KUTOARJO MELAKUKAN DEMO PERDANA BAGI INDONESIA   Foto. Demo pelajar pertama pasca Agresi Militer 2 guna memberi semangat juang Ten...

Kutoarjo