Powered By Blogger

Jumat, 05 Juni 2020

Dari Koran De Locomotief (1939): Putra Bupati Terakhir Koetoardjo Diangkat Menjadi Bupati Kendal

Dari Koran De Locomotief (1939): Putra Bupati Terakhir Koetoardjo Diangkat Menjadi Bupati Kendal


Ndandung Kumolo Adi 
Sejatininghidup02.blogspot.com

Abstrak :
Artikel ini mengulas pemberitaan surat kabar De Locomotief edisi Selasa, 25 April 1939, mengenai pengangkatan R.M. Czarewitz (K.R.M.T. Poerboatmodjo Adhi Soerjo), yang saat itu menjabat sebagai Wedana Djatilawang, menjadi Bupati Kendal. Berita tersebut menyebutkan bahwa R.M. Czarewitz merupakan putra mantan Bupati Koetoardjo, R.M. Poerboatmodjo (K.R.A.A. Purbohadikusumo), bupati terakhir Kabupaten Koetoardjo sebelum kabupaten tersebut dihapus oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1934. Selain itu, De Locomotief juga menegaskan bahwa R.M. Czarewitz berasal dari keluarga lama para bupati Koetoardjo dan merupakan keturunan Pangeran Koetoardjo yang dikenal luas. Melalui kajian terhadap sumber primer berupa surat kabar kolonial, artikel ini menunjukkan bahwa meskipun Kabupaten Koetoardjo telah dihapus, keturunan keluarga bupati Koetoardjo tetap memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan penting dalam pemerintahan Hindia Belanda. Temuan ini memperkaya pemahaman mengenai kesinambungan peran elite pribumi dalam struktur birokrasi kolonial serta sejarah Kabupaten Koetoardjo pada akhir masa pemerintahan Hindia Belanda

                          KENDAL
R.M. CZAREWITZ TOT REGENT BENOEMD

"Naar wij vernemen, zal binnenkort de benoeming afkomen Van den heer R.M Czarewitz, wedono Van Djatilawang tot Regent Van Kendal.
Zooal men weet, heft deze benoeming lang getraineerd, aangezien men hierbij meet zeer vele factoren rekening moest houden in verband net diverse opvolgingskwesties ten aanzien Van de candidaten, die voor deze functie in aanmerking kwamen.
R.M. CZAREWITZ ia de zoon Van den oud-regent Van Koetoardjo R.M Poerboatmodjo, den laatste, die optrad als boepati Van dit regentschap, hetwelk eenige jaren galeden werd opgeheven.
R.M. CZAREWITZ stam ada van get oude regentengeslacht Van Koetoardjo, dat als een der waardligste vertegenwoordigers had zijn grootvader, den bekenden pangeran Van Koetoardjo".

Dialihkan ke dalam bahasa Indonesia kurang lebih begini :

Kendal

R.M. Czarewitz Diangkat sebagai Bupati (Regent) Kendal."

"Menurut kabar yang kami terima, dalam waktu dekat akan keluar keputusan pengangkatan Tuan R.M. Czarewitz, Wedana Djatilawang, sebagai Bupati Kendal.", akan diangkat segera menjadi Bupati Kendal.
Seperti yang Anda ketahui, penunjukan ini butuh waktu lama untuk diselesaikan, karena banyak faktor harus dipertimbangkan sehubungan dengan berbagai masalah suksesi terkait dengan kandidat yang memenuhi syarat untuk posisi ini.
R.M. Czarewitz adalah putra mantan Bupati Koetoardjo, R.M. Poerboatmodjo(Dalam tradisi keluarga, R.M. Poerboatmodjo merupakan nama yang berkaitan dengan K.R.A.A. Purbohadikusumo), yaitu bupati terakhir yang memimpin kabupaten tersebut sebelum Kabupaten Koetoardjo dihapuskan beberapa tahun sebelumnya.
R.M. Czarewitz berasal dari keluarga lama para bupati Koetoardjo, yang salah seorang tokohnya yang paling terkemuka adalah kakeknya, Pangeran Koetoardjo yang terkenal"
______________

Berdasarkan pemberitaan De Locomotief tanggal 25 April 1939, pemerintah kolonial Belanda mengangkat R.M. Czarewitz, putra mantan Bupati Koetoardjo, sebagai Bupati Kendal. Berita ini menunjukkan bahwa meskipun Kabupaten Koetoardjo telah dihapus beberapa tahun sebelumnya, keturunan keluarga Bupati Koetoardjo tetap memperoleh kepercayaan untuk menduduki jabatan penting dalam pemerintahan kolonial. Hal ini juga mencerminkan masih kuatnya kredibilitas dan reputasi dan pengaruh keluarga Bupati Koetoardjo di mata pemerintah Hindia Belanda.



By. N. kumolo. adi

Sumber referensi: koran De Locomotief 25 April tahun 1939.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kutoarjo

SOEMARSONO: PEMUDA KUTOARJO, TOKOH 10 NOVEMBER 1945 DAN PENGGAGAS HARI PAHLAWAN YANG TERLUPAKAN

  SOEMARSONO: PEMUDA KUTOARJO, TOKOH 10 NOVEMBER 1945 DAN PENGGAGAS HARI PAHLAWAN YANG TERLUPAKAN By. Ndandung Kumolo Adi  Abstrak : Soemar...

Kutoarjo